Tunjung

Uraian:
Tanaman air atau rawa, tumbuh liar pada genangan air dangkal atau dipelihara di kolam sebagai penghias taman, asalnya dari afrika. Daun dan bunga keluar dari akar rimpang di dalam tanah, tumbuh ke atas dipermukaan air. Daun mengapung, sedang bunga akan muncul di atas permukaan air yang dangkal. Helaian daun bentuk perisai, bundar lonjong kadang melipat, tepi bergerigi, bagian pangkal bercabang sempit dan dalam, warnanya hijau, bagian bawah warnanya lebih muda dan berambut pendek yang rapat. Daun, panjang 15 – 50 cm, lebar 12 – 45 cm. Bunga agak berbau busuk, mekar pada malam hari, menutup pada siang hari. Daun mahkota, warnanya putih, kuning atau merah keunguan. Buah masak di bawah air, serupa spons, membuka tidak beraturan. Bunga warna putih (white water lily) lebih disukai untuk digunakan dalam pengobatan.

Nama Lokal:
Tarate kecil, tarate utan, tunjung putih, tunjung bodas, tunjung tutur (Sunda).

Penyakit Yang Dapat Diobati:
Kejang, pingsan, mabuk alcohol, bisul, radang, tumor, borok, diabetes, TBC paru (memakai akarnya), menekan fungsi seksual. Untuk minum: Bunga 5 kuntum, akar 9 gr, direbus.

Pemanfaatan:
Bunga:
–          Kejang pada anak, mabuk alcohol, kencing manis (diabetes)
–          Pingsan karena udara panas (heat strole)
–          Menekan fungsi seksual (anaphrodisiac)
–          Penyakit kulit seperti bisul, radang, tumor, dan borok.

Tinggalkan komentar

Filed under Uncategorized

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s