Jarong

Uraian:
Terna 1 atau 2 tahunan, tegak, tinggi mencapai 1 m. Batang bersegi empat, warna hijau atau sedikit merah muda, bercabang banyak, daun tunggal, duduk berhadapan, bertangkai, warna hijau, bentuk bulat, telur sungsang sampai jorong memanjang. Panjang daun 1 ½ – 10 cm, kedua permukaan daun berambut. Ujung daun tumpul atau memudar, pangkal daun menyempit, pinggir rata atau agak bergelombang, tulang daun menyirip. Bunga tumbuh di ujung tangkai/antara percabangan berbentuk tandan (seperti tangkai padi), kuntum bunga hijau, bulir bulat keras, dan tajam.

Nama Lokal:
Jarongan, jarong lalaki, daun sangketan, nyarang (Jawa); Sui in sui, sangko hidung (Sulawesi); Rai rai, dodinga (Maluku); Dao kou cao (China).

Penyakit Yang Dapat Diobati:
Demam, panas, malaria, enteritis, amandel (tonsilis), radang paru, gondongan, reumatik, infeksi ginjal, nyeri menstruasi, muntah darah, mudah persalinan, kencing darah, mutah darah, kencing batu.

Pemanfaatan:
Bagian Yang Dipakai: Akar, seluruh tanaman.

Kegunaan:
1. Demam, panas, malaria, enteritis.
2. Radang amandel (tonsilitis), radang paru (pneumonia), gondongan.
3. Radang sendi (rheumatik arthritis).
4. Nyeri menstruasi (dysmenorrhea), mempermudah persalinan (induction of labor).
5. Muntah darah, kencing darah (hematuria).
6. Batu saluran kencing, bengkak pada infeksi ginjal.
Pemakaian: 9 – 15 gr kering atau 30 – 60 gram segar. Rebus laluy diminum.
Pemakaian Luar: Dilumatkan, ditempelkan di tempat yang sakit. Direbus, airnya untuk mencuci luka, gigitan ular/serangga, bisul (carbuncle).

Cara Pemakaian:
1. Gondongan
Akar jarong secukupnya direbus. Minum. Akar di lumatkan. tempelkan pada bagian yang sakit.
2. Kencing Batu
Seluruh tumbuhan segar 18 – 30 gram atau 12 – 24 gram tumbuhan kering, direbus. Minum sebelum makan, sehari satu kali.
3. Bisul Besar Di Ketiak (Carbuncle)
60 gram tanaman segar (Seluruhnya) ditambah air dan arak secukupnya. Ditim lalu diminum. Ampasnya dilumatkan. Tempel ke bagian yang sakit.

Perhatian:
Wanita hamil dilarang memakai tanaman obat ini.

Komposisi:
Sifat Kimiawi Dan Efek Farmakologis:
Rasa agak pahit, sejuk. Melancarkan darah (blood stimulant), peluruh haid, memperkuat hati dan ginjal, memperkuat otot, urat dan tulang. Antiinflamasi, antitoxin, peluruh air seni, menormalkan menstruasi, hemostatik, mempermudah persalinan.

Kandungan Kimia: Akirantin, glukosa, galaktosa, reilosa, ramnosa, alkaloid. Biji: Hentriakontan, sapogenin. Akar: Betain, ecdysterone, triterpenoid saponins

Tinggalkan komentar

Filed under Uncategorized

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s