Lengkuas

Uraian:
Lengkuas (Lenguas galangal atau Alpinia galangal) sering di pakai oleh kaum wanita, dikenal sebagai penyedap masakan. Lengkuas termasuk terna tumbuhan tegak yang tinggi batangnya mencapai 2 – 2,5 m. Lengkuas dapat hidup di daerah dataran rendah sampai dataran tinggi, lebih kurang 1200 meter di atas permukaan laut. Ada 2 jenis tumbuhan lengkuas yang dikenal yaitu varitas dengan rimpang umbi (akar) berwarna putih dan varitas berimpang umbi merah. Lengkuas berimpang umbi putih inilah yang dipakai penyedap masakan, sedang lengkuas berimpang umbi merah digunakan sebagai obat. Lengkuas mempunyai batang pohon yang terdiri dari susunan pelepah-pelepah daun. Daun-daunnya berbentuk bulat panjang dan antara daun yang terdapat pada bagian bawah terdiri pelepah-pelepah saja, sedangkan bagian atas batang terdiri dari pelepah-pelepah lengkap dengan helaian daun. Bunganya muncul pada bagian ujung tumbuhan. Rimpang umbi lengkuas selain berserat kasar juga mempunyai aroma yang khas.

Syarat Tumbuh:
A. Iklim
1. Ketinggian tempat: 1 – 1.200 m di atas permukaan laut.
2. Curah hujan tahunan: 2.500 – 4.000 mm/tahun.
3. Bulan basah (di atas 100 mm/bulan): 7 – 9 bulan.
4. Bulan kering (dibawah 60 mm/bulan): 3 – 5 bulan.
5. Suhu udara: 29°C – 25°C.
6. Kelembaban: Sedang.
7. Penyinaran: Tinggi.

B. Tanah
1. Jenis: Latosol merah cokelat, adosol, alluvial.
2. Tekstur: Lempung berliat, lempung berpasir, lempung merah, lateristik.
3. Drainase: Baik.
4. Kedalaman air tanah: 50 – 100 cm dari permukaan tanah.
5. Kedalaman perakaran: 10 – 30 cm dari permukaan tanah.
6. Kesuburan: Sedang – tinggi.

Nama Lokal:
Greater galingale (lnggris); Lengkuas (lndonesia); Laos (Jawa); Laja (Sunda).

Penyakit Yang Dapat Diobati:
Reumatik, sakit Limpa, gairah seks, nafsu makan, bronchitis, morbili, panu.

Pemanfaatan:
1. Reumatik
A. Bahan: 2 Rimpang lengkuas sebesar ibu jari dan 1 butir telur ayam kampong.
Cara Membuat: Lengkuas diparut dan diperas untuk diambil airnya. Telur ayam kampong mentah dipecah untuk diambil kuningnya. Oplos kedua bahan tersebut sampai merata.
Cara Menggunakan: Diminum 1 kali sehari.
B. Bahan: 3 Rimpang lengkuas sebesar ibu jari, ½ sendok the bubuk merica, 1 potong gula merah dan 2 gelas air santan kelapa.
Cara Membuat: Semau bahan direbus bersama-sama hingga airnya tinggal tersisa 1 gelas.
Cara Menggunakan: Diminum sedikit demi sedikit selama 1 minggu.
2. Sakit Limpa
Bahan: 2 Rimpang lengkuas sebesar ibu jari, 3 rimpang umbi temulawak sebesar ibu jari dan 1 genggam daun meniran.
Cara Membuat: Semua bahan direbus dengan 3 gelas air sampai mendidih.
Cara Menggunakan: Diminum 2 kali sehari 1 cangkir, pagi dan sore.
3. Membangkitkan Gairah Seks
Bahan: 2 Rimpang umbi lengkuas sebesar ibu jari, 3 rimpang umbi halia sebesar ibu jari, 2 buah jeruk nipis, 1 sendok teh merica, 1 sendok teh garam dan 1 ragi tape.
Cara Membuat: Umbi lengkuas dan halia diparut. Peras, ambil airnya. Oplos dengan ½ gelas air masak bersama bahan-bahan lainnya sampai merata.
Cara Menggunakan: Diminum.
4. Membangkitkan Nafsu Makan
A. Bahan: 1 Rimpang lengkuas sebesar ibu jari, 3 buah mengkuduh mentah, ½ rimpang kencur sebesar ibu jari, ½ sendok teh bubuk ketumbar, 1 siung bawang putih, 3 mata buah asam jawa yang masak, 1 potong gula merah, jakeling, jalawe dan jarahab.
Cara Membuat: Semua bahan tersebut direbus dengan 2 gelas air sampai mendidih hingga tinggal 1 gelas.
Cara Menggunakan: Diminum 2 kali sehari ½ gelas, pagi dan sore.
B. Bahan: 1 Rimpang umbi lengkuas sebesar ibu jari, 1 rimpang temulawak sebesar ibu jari, 1 pohon tumbuhan meniran dan sedikit adas pulawaras.
Cara Membuat: Rebus semua bahan dengan 3 gelas air (mendidih).
Cara Menggunakan: Diminum 3 kali sehari.
5. Bronchitis
Bahan: Rimpang umbi lengkuas, temulawak, dan halia (masing-masing 2 rimpang) sebesar ibu jari, keningar, 1 genggam daun pecut kuda, 0,5 genggam daun iler, daun kayu manis secukupnya.
Cara Membuat: Semua bahan ditumbuk halus. Rebus dengan 3 gelas air sampai mendidih.
Cara Menggunakan: Diminum 2 kali sehari, pagi dan sore.
6. Morbili
Bahan: 4 Rimpang umbi lengkuas sebesar ibu jari, 1 sendok teh minyak kayu putih, 2 sendok teh minyak gondopura.
Cara Membuat: Umbi lengkuas diparut halus. Campurkan dengan bahan lainnya sampai halus.
Cara Menggunakan: Dipakai untuk obat luar.
7. Panu
A. Bahan: Rimpang umbi lengkuas dan kapur sirih secukupnya.
Cara Membuat: Kedua bahan tersebut ditumbuk sampai halus.
Cara Menggunakan: Gosokkan pada bagian yang sakit, pagi dan sore.
B. Bahan: Rimpang lengkuas dan spirtus.
Cara Membuat: Rimpang lengkuas dipotong-potong.
Cara Menggunakan: Bagian yang sakit digosok-gosok dengan potongan lengkuas, kemudian diolesi dengan spirtus.

Komposisi:
Senyawa kimia yang terdapat pada lengkuas galangal antara lain mengandung minyak atsiri, minyak terbang, eugenol, seskuiterpen, pinen, metal sinamat, kaemferida, galangan, galangol dan Kristal kuning.

Tinggalkan komentar

Filed under Uncategorized

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s